aku hanya mencoba mempertahankan hubungan, akupun juga kesal marah kecewa dengan dia, dan sebenarnya sulit untuk memaafkan.. tapi semuanya kelihatan seperti memaksakan sesuatu dia yang lebih baik dari aku, tapi jika aku yang pintar dalam mencintai aku akan menyadarkannya tentang apa yang sebenarnya dia cari kita ngga menghabiskan waktu untuk memulai. dan bisa jadi orang yang baru dia temui tidak lebih baik dari aku. bukankah saat pertamakali dia juga berpikir aku wanita terbaik miliknya.. ya tuhan bukalah hatinya untukku sebagaimana pertamakali aku membuka hati untuk menerima dia.
dalam hubungan, mencintai sewajarnya lebih baik. pertengahan, jangan banyak, jangan sedikit. jaga diri masing masing yang terbaik.
bukan bijak sii, tapi emang kalau nggak mencukupkan diri pada apa yang kita temui tu nggak bakalan ada habisnya. kalau ketemu yaudah cukup, ndak usah nyari yang lain, banyakin syukur soalnya klo gak gt emang banyak yang bagus, tapi kita kan gatau nasib kedepannya yang terbaik buat kita apa. sarak aye ya ikhlasin aja sii, kalau emang ngga sadar, daripada keterusan, terus jadi gabaik. wkwk. abaikan kalo gamau. tetetp diri sediri memilih jalannya.
dia orang yg paling sederhana. tapi kalau sayang, apapun yg ada di dia jadi terasa istimewa. sejujurnya bersama dgn dia ada banyak penderitaan ,yg ga mungkin dijelaskan